Tak Mampu Bersaing, Yahoo Akhirnya Dijual

  • 2 Months ago

Kabar duka datang dari dunia bisnis, perusahan ternama Yahoo akhirnya harus gulung tikar. Bagaimana bisa? Dilansir dari CNN, Rabu 13/6/2017 diumumkan bahwa sebuah perusahan mobile network Amerika bernama Verizon resmi menyelesaikan proses akuisisi atau mengambil alih kepemilikan terhadap Yahoo. Gampangnya, Yahoo dibeli oleh Verizon seharga 4,48 miliar dolar Amerika.

Isu penjualan ini sebenarnya sudah muncul sejak tahun lalu. Bahkan perusahan Yahoo digadang-gadang akan gabung dengan beberapa perusahan lain, untuk kemudian hari akan dibuat perusahan baru. Jadi bisa dibilang, ini adalah akhir dari perjalanan Yahoo. Sebagai perusahan yang pernah merajai industri internet selama dua dekade lebih. Kamu yang bertanya akan gimana dengan nasib Yahoo mu, yuk mari simak ulasan selengkapnya.

Perjalanan Yahoo Hingga Hari ini

Perusahan Yahoo sendiri dirintis sejak tahun 1994 dan didirikan oleh duo mahasiswa Stanford, Jerry Yang dan David Filo di tahun 1994-1995. Awalnya Yahoo bernama Jerry and David’s Guide for The World Wide. Rencananya Yahoo akan menjadi naungan atas jutaan situs lainnya di industri internet. Sepanjang perjalanannya, Yahoo tercatat membuat rencana-rencana besar yang kalau saja jadi, mungkin kondisinya nggak akan separah sekarang.

Di tahun 2004, Yahoo pernah menawar untuk mengakuisisi Google dengan harga 1 miliar dolar Amerika. Tapi akhirnya nggak jadi karena founder Google minta harga 3 miliar dolar Amerika. Yahoo juga pernah menawar Facebook senilai 1 miliar dollar Amerika, tapi ditolak oleh Mark Zuckerberg. Seandainya petinggi Yahoo masa itu tahu Facebook dan Google bakal sebesar ini, mungkin mereka bakal lebih gigih memberi penawaran ya…

Lebih Dari 20 Tahun Perusahan Yahoo Merajai Industri Internet

Sekitar tahun 1998 hingga awal abad 21, Yahoo nyaris identik dengan internet itu sendiri. Ingat nggak dulu kita pertama kali mengenal yang namanya email? Hanya ada beberapa provider saja yang kita kenal, seperti Yahoo, Telkomnet dan Plasa. Bahkan Yahoo lebih populer karena ada Yahoo! Messanger, sempat membuat masa remaja kita seru dan terkesan canggih banget.

Nah, generasi 90-an pasti paham betul. Dari Yahoo, kita bisa akses berbagai website seru mulai dari Friendster, Myspace dan lain-lain. Ibaratnya, Yahoo adalah guru pertama yang mengajari kita soal dunia maya. Setuju dong? Yahoo jugalah yang menampung username-username alay yang mungkin sekarang cuma kita jadikan email mati untuk menampung notofikasi Facebook. Pertanyannya, apa kamu masih ingat dengan email pertamamu hehe…

Perusahan Yahoo Tak Mampu Bersaing

Sedih banget sih, perusahaan yang kita ketahui sudah mengarungi industri internet selama 21 tahun ini akhirnya harus kandas. Namun satu hal yang harus kamu tahu bahwa menurut parah ahli, perusahan Yahoo emang banyak melakukan kesalahan. Dari segi model bisnis, Yahoo seperti mengalami krisis jati diri antara ingin menjadi perusahan teknologi atau media. Nah, itulah yang membuat Yahoo nggak mampu mengahlakan Google dan Facebook.

Bukan hanya mengalami krisis jati diri saja, diketahui sejak tahun 1998 hingga sekarang, ceo nya Yahoo sering mengalami perubahan. Belum lagi, semakin lama internet juga semakin berkembang. Dan hadirnya Google dan perusahan-perusahan digital lainnya, membuat Yahoo mulai kalah saing dana semakin meredup.

Bukan hanya kalah saing dan kekurangan di bisnis model, kelemahan lain Yahoo adalah lemahnya sistem keamanan. Pasalnya, Yahoo pernah mengalami beberapa kali serangan hacker. Puncaknya pada tahun 2016 lalu, Yahoo mengakui dan membuat permintaan maaf karena server mereka di-hack besar-besaran dan di tahun 2014, lebih dari 500 juta data user tercuri. Praktis ini jadi peretasan yang sangat besar.

Tapi itu belum seberapa. Diungkap kemudian, tahun 2013 Yahoo juga diretas sehingga lebih dari 1 miliar data user tersebar. Jumlahnya yang fantastis praktis membuatnya jadi peretasan terbesar sepanjang sejarah. Tersebarnya data user jelas membahayakan privasi. Mungkin karena inilah, Yahoo juga punya masalah kepercayaan dari pelanggan. Kan ngeri kalau password dan nomor telepon kita tersebar.

Kemungkinan Yahoo Akan Bergabung Dengan AOL

Nah, rencananya Yahoo akan digabung dengan AOL dan dibentuk anak perusahaan baru yang bernama OATH. Anak baru Verizon ini direncanakan sebagai sebuah media besar yang menampung media-media lainnya seperti Huffington Post, The Crunch, Yahoo Finance dan Tumblr.

Dengan banyaknya media tersebut, Verizon diharapkan bisa bersaing dengan Google dan Facebook yang menjadi platform terdepan dalam hal periklanan. Sebelumnya, awal Januari lalu Verizon juga sudah mengubah nama Yahoo menjadi Altaba.Inc. Jadi praktis, Yahoo memang sudah nggak ada.

Dan Kemungkinan Besar Email Yahoo Kamu Masih Bisa Diakses

Nah terus email Yahoo kita yang bersejarah bagaimana nih nasibnya? Sampai hari ini email Yahoo mu masih bisa diakses. Tapi sebelumnya saat Verizon mengakuisisi AOL, pengguna AOL tetap bisa menggunakan alamat AOL mereka tanpa perlu ganti-ganti alamat. Jadi bisa saja akun Yahoo-mu masih tetap bisa digunakan meski Yahoo sudah nggak ada lagi. Lagipula email Yahoo masih punya banyak pengguna. Bahkan di Amerika, hingga saat ini pengguna Yahoo menempati posisi kedua setelah Google. Sayang ‘kan kalau serta merta dimatikan?

Akuisisi ini tentu ada kekurangan dan kelebihan. Kelebihannya, mungkin Yahoo bisa lebih berkembang dalam bentuk barunya. Kekurangannya, tentu banyak karyawan yang di-PHK untuk pembenahan manajemen. Sebagai perusahaan mandiri, Yahoo memang sudah tutup buku. Tapi mungkin nanti balik lagi pakai nama lain. Goodbye for now lah ya…

  • facebook
  • googleplus
  • twitter
  • linkedin
  • linkedin
Previous «
Next »